08121026237 - 081280589457   679B873

Pasangan JR.Saragih Tidak Lolos Pilgub Sumut, Izasahnya Tidak Memenuhi persyaratan

 Oleh : Mochtar Siahaan | Senin, 12 Februari 2018 - 15.58 WIB | Dibaca : 121 kali
Pasangan JR.Saragih Tidak Lolos Pilgub Sumut, Izasahnya Tidak Memenuhi persyaratan
Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Sumatera Utara ( Sumut ) menyatakan, hanya dua pasangan Calon Gubernur yang lolos menjadi peserta Pemilihan Gubernur ( Pilgub ) Sumut dalam Pilkada serentah 2018.

 

Sondinews. - Satu pasangan dari tiga pasangan Calon Gubernur ( Cagub ) Sumatera Utara ( Sumut ) dinyatakan tidak lolos sebagai peserta Pemilihan Gubernur Sumut. Demikian pengumunan Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Sumut, Senin 12 Pebruari 2018 di Medan.

Pasangan yang lolos, yakni psangan Cagub Letjen  ( Purn) Edy Rahmayadi – Musa Rajeckshah  dan pasangan Djar ot Hidayat Saiful Sihar Sitorus. Sedang psangan DR.JR.Saragih – Ance Selian dinyatakan tidak lolos karena terkait izasah. Disebutkan Legalisir izasah SMA JR.Saragih tidak memenuhi persyaratan.

Ketua KPU Sumut, Mulya Banurea yang membacakan pengumuman itu di di lantai 2 Grand Ballroom, Hotel Grand Mercure, Medan- Sumut menyatakan, sebelumnya KPU telah melakukan rapat pleno terbuka. Hasil rapat pleno ditetapkan dua pasangan Cagub yang lolos, oleh karenanya Pemilihan Gubernur Sumut dalam Pilkada serentak 2018 hanya diikuti dua pasangan calon.

Menangapi keputusan KPU tersebut, DR.JR.Saragih SH dihadapan pendukungnya yang hadir saat pengumuman tersebut menyatakan akan menempuh jalur hukum. Keputusan KPU tersebut akan digugatnya ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

 Menurutnya, semua persyaratan untuk mengikuti Pilgub tersebut telah dilengkapinya. Mengenai Izasah SMA miliknya yang dipermasalahkan, telah dilengkapinya dengan surat keterangan tertulis dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

 Bupati Kabupaten Simalungun itu merasa heran, mengapa sekarang izasahnya dinyatakan tidak memenuhi persyaratan, sedang izasah yang sama telah digunakannya ketika mengikuti pemilihan Bupati Simalungun dua kali, di mana juga telah diteliti KPU ketika itu. Dua kali mengikuti pemilihan Bupati Simalungun, JR.Saragih menang. Kini JR.Saragih cuti untuk mengikuti pemilihan Gubernur Sumut dalam Pilkada serentak 2018.

Kepala Biro Penerangan Umum Divisi Humas ( Karo Penas ) Polri, Brigjen Pol. Muhammad Iqbal di Jakarta, Senin siang, 12 Pebruari 2018 mengatakan, Polda Sumatera Utara ( Sumut ) sebaiknya  menyelidiki permasalah Izasah JR.Saragih tersebut. Sebab keputusan KPU tersebut tidak tegas  menjelas persyaratan apa yang tidak memenuhi dari izasah JR.Saragih. Legalisirnya atau izasahnya yang bermasalah, oleh karena itu Polda sebaiknya melakukan penyelidikan untuk mengetahui kepastiannya, apakah ada pelanggaran hukum disana atau tidak.

Masalah izasah yang menyebabkan JR.Saragih tidak lolos Pilgub, harus jelas. Sebab, apabila benar yang dikatakan JR.Saragih, bahwa persyaratan izasahnya telah dilengkapi, termasuk adanya keterangan tertulis dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, tentu dia merasa dirugikan. Wajar kalau yang bersangkutan akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Akan tetapi, apabila disana ada pelanggaran hukum terkait izasah tersebut, maka harus diproses secara hukum.

KOMENTAR ANDA