08121026237 - 081280589457   679B873

Tim Satgassus Polri dan Polda Metro Jaya Tangkap Penyelundup Narkoba

 Oleh : Mochtar Siahaan | Senin, 12 Februari 2018 - 14.10 WIB | Dibaca : 147 kali
 Tim Satgassus Polri dan Polda Metro Jaya Tangkap Penyelundup Narkoba
Dengan menyita barang bukti 239.785 Kilogram Shabu dan 30.000 butir ekstasi.Barang haram itu diselundupkan dari Malaysia dan mengelabui petugas, narkoba tersebut disembunyikan di 12 mesin

 

Sondinews. Tim Satgassus Polri bersama  Ditresnarkoba Polda dan Ditreskrimun Polda Metro Jaya berhasil menangkap 4 orang penyelundup narkoba jaringan sindikat Internasional dengan barang bukti 239,785 Kilogram Shabu dan 30.000 butir ekstasi. Keempat anggota sindikat tersebut yakni, Lim Toh Hing alias Onglay alias Mono ( Warga Negara Malaysia ), Joni alias Marvin Tandiono, Andi alias Aket bin Liu Kim Liong dan Indrawan alias Alun.

Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian yang didampingi Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis kepada Wartawan, Senin 12 Pebruari 2018, di Mapolda Metro Jaya mengatakan, seorang dari anggota sindikat , yakni tersangka Lim Toh Hing alias Onglay alias Mono, yang merupakan pengendali penyelundupan narkoba tersebut, terpaksa ditembak dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Peristiwanya Sabtu, 10 Pebruari 2018, sekitar pukul 01.30 WIB di daerah Dadap Kosambi, Tangerang. Ketika itu, kata Kapolri,  petugas melakukan pengembangan pemeriksaan dengan membawa tersangka Lim Toh Lim untuk menunjukkan tempat anggota sindikatnya yang lain. Namun dalam perjalanan, tersangka merebut senjata api petugas dan berusaha melarikan diri.

Tindak tegas itu dilakukan dengan sangat terpaksa. Sebab, Tim Pemeriksa sebenarnya masih berharap dapat mengorek keterangan dari tersangka LIM Toh Hing untuk mengungkap lebih luas dan tuntas jaringan sindikat penyelundup narkoba tersebut, ujar Kapolri.

Kasus ini terungkap berdasarkan informasi yang diperoleh sebelumnya. Di mana kemudian di bentuk Tim Sastgassus yang dipimpin Kombes Pol.Herry Heryawan, Kombes Pol.Suwondo Nainggolan ( Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya ), Kombes Pol. Nico Afinta ( Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya ) dan AKBP Aadli Widiyanto. Tim Satgassus pada 4 Pebruari 2018, Tim ini dibantu Polres Tangerang Selatan, bergerak melakukan penyelidikan dan pengintaian.

Setelah mengetahui keberadaan narkoba yang diselundupkan dari Malaysia itu Komplek  Pergudangan Harapan Dadap Jaya No.36, Gudang E 12, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kota Tangerang, Tim Satgassus pada Kamis 8 Pebruari 2018 melakukan penggeledahan dan menangkap seorang tersangka bernama Joni alias Marvin Tandiono Bin Cong Min Chang dan barang bukti 12 mesin cuci berisi narkoba jenis Shabu 239,785 Kilogram dan 30.000 butir ekstasi. Untuk mengelabui petugas, Narkoba tersebut disembunyikan ke dalam 12 mesin cuci’

Dari hasil pemeriksaan, Tim Satgassus akhirnya berhasil menangkap jaringan sindikat penyelundup narkoba tersebut, yakni tersangka Lim Toh Hing, Andi alias Aket bin Liu Kim Liong dan Indrawan alias Liu. Tersangka Indrawan alias Alun ditangkap dari salah satu Lembaga Pemasyarakat  ( LP ) di Jakarta. Tersangka Lim Toh Hing, yang tewas ditembak  adalah pengendali penyelundupan narkoba tersebut. Lim Toh Hing berhasil ditangkap Jumat, 9 Pebruari 2018, di Terminal 3 Bandara Soekarno- Hatta, Tangerang.

Dari hasil pemeriksaan terungkap, bahwa tersangka Lim Toh Hing sudah berulangkali melakukan penyelundupan narkoba dari Malaysia dengan menggunakan jasa Importir. Diantaranya menggunakan jasa importit PT.MGM Jakarta, importer PT JKA Jakarta dan importir UMS Jakarta. Kasus tersebut dapat diungkap Polres Metro Jakarta Utara dengan barang bukti yang berhasil disita, diantaranya uang tunai Rp 2.775.000.000.

KOMENTAR ANDA