08121026237 - 081280589457   679B873

Terkait Suap Perizinan, KPK Periksa Wali Kota Cilegon

 Oleh : Mochtar Siahaan | Senin, 18 Desember 2017 - 10.38 WIB | Dibaca : 114 kali
Terkait Suap Perizinan, KPK Periksa Wali Kota Cilegon
Saat penangkapan, penyidik menyita uang tunai Rp1,125 miliar dari perjanjian Rp1,5 miliar.

 

Sondinews.  -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan Wali Kota Cilegon nonaktif Tubagus Iman Ariyadi (TIA). Dia diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) Transmart di Kota Cilegon. "TIA diperiksa sebagai tersangka," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin, (18/12/2017).

Selain Tubagus Iwan, penyidik juga ikut memeriksa dua tersangka lain yakni Hendry dari pihak swasta dan Kepala BPTPM Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira. Keduanya diperiksa sebagai tersangka.

KPK sebelumnya menetapkan Tubagus Iman Ariyadi sebagai tersangka kasus dugaan suap perizinan kawasan industri di wilayah Cilegon. Selain Iman, KPK juga ikut menetapkan lima tersangka lain yakni Kepala BPTPM Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira, Hendry selaku pihak swasta, Dirut PT KIEC Tubagus Donny Sugihmukti. Kemudian, Legal Manager PT KIEC Eka Wandoro dan terakhir Project Manager PT BA Bayu Dwinanto Utomo.

Mereka terjaring OTT KPK pada Jumat 22 September hingga Sabtu 23 September 2017 dini hari, hanya Dony yang lolos.

Dalam kasus ini, Iman diduga kuat menerima suap Rp1,5 miliar untuk memuluskan proses perizinan Amdal Transmart yang akan dibangun di Lapangan Sumampir, Jalan Yasin Beji, Kebon Dalem, Kota Cilegon.

Transaksi suap kali ini menggunakan modus baru. Penyuap yakni PT KIEC dan PT BA memberikan uang ke Iman melalui dana CSR pada Cilegon United Football Club.

Saat penangkapan, penyidik menyita uang tunai Rp1,125 miliar dari perjanjian Rp1,5 miliar.

KOMENTAR ANDA