08121026237 - 081280589457   679B873

Hari Ini Setya Novanto Menjalani Sidang Perdana

 Oleh : Mochtar Siahaan | Rabu, 13 Desember 2017 - 08.01 WIB | Dibaca : 147 kali
Hari Ini Setya Novanto Menjalani Sidang Perdana
Novanto disebut sebagai salah satu pihak yang turut berperan dalam pengaturan pembahasan anggaran proyek senilai Rp5,9 triliun itu di DPR.

 

Sondinews.  -  Setya Novanto bakal menjalani sidang perdana sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). Agenda sidang perdana ialah pembacaan surat dakwaan oleh jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Sidang perdana dengan terdakwa Setya Novanto akan digelar Rabu, (13/12/2017)," kata Humas Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Ibnu Basuki saat dikonfirmasi, beberapa waktu lalu.

Kuasa hukum Novanto, Maqdir Ismail, memastikan kliennya hadir. Ia berharap sidang berjalan kondusif.

"Kita usahakan yang terbaik. Semua kondisi lancar-lancar. Semoga besok cuma duduk dan bisa lancar di persidangan," kata Maqdir saat dikonfirmasi.

Nama Novanto masuk dalam pusaran korupsi KTP-el yang diduga dilakukan bersama-sama. Novanto disebut sebagai salah satu pihak yang turut berperan dalam pengaturan pembahasan anggaran proyek senilai Rp5,9 triliun itu di DPR.

Saat pembahasan anggaran di DPR, Novanto merupakan Ketua Fraksi Golkar. Ia bahkan disebut-sebut sebagai kunci anggaran dalam proyek yang menggunakan pembiayaan dengan sistem multi years atau tahun jamak itu.

Novanto merupakan orang keempat yang bakal diadili di Pengadilan Tipikor dalam kasus KTP elektronik. Sebelumnya, dua pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto telah divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara masing-masing 7 tahun dan 5 tahun.

Sementara itu, Andi Agustinus alias Andi Narogong saat ini proses hukumnya juga masih berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta. Andi merupakan pengusaha pelaksana proyek kartu identitas berbasis nomor induk kependudukan (NIK).

Dari fakta-fakta persidangan tiga orang sebelumnya, nama Novanto kerap disebut berperan dalam proyek itu. Novanto juga disebut ikut menerima sejumlah uang dari proyek tersebut.

Ketua Umum nonaktif Partai Golkar itu diduga kuat telah menerima uang sebesar USD7,3 juta dari para pengusaha pelaksana proyek KTP elektronik. Uang itu diberikan lantaran Novanto telah membantu memuluskan pembahasan anggaran di DPR.

Novanto juga menerima pemberian sebuah jam tangan merk Richard Mille seri RM 011 senilai USD135 ribu. Jam tangan asal Swiss itu diberikan oleh Andi Narogong dan Johannes Marliem.

Novanto dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sidang perkara megakorupsi yang merrugikan uang negara hingga Rp2,3 triliun itu akan dipimpin langsung Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Yanto dan empat anggota Majelis Hakim, yakni Franky Tambuwun, Emilia Djajasubagja, Anwar, dan Ansyori Syaifudin.

KOMENTAR ANDA