08121026237 - 081280589457   679B873

Kapolda Metro Jaya Tinjau Tol Cikampek Antisipasi Kemacetan Arus Mudik

 Oleh : Mochtar Siahaan | Kamis, 08 Juni 2017 - 19.04 WIB | Dibaca : 534 kali
Kapolda Metro Jaya Tinjau Tol Cikampek Antisipasi Kemacetan Arus Mudik
Setidaknya ada empat titik yang dianggap rawan macet di Tol Cikampek oleh Iriawan, yaitu Km 10, km 11, km 14, dan km 19. Nantinya petugas patroli akan fokus di empat titik tersebut.

 

Sondinews.  -  Kapolda Metro Jaya Irjend Pol Mochammad Iriawan meninjau persiapan arus mudik di Tol Cikampek untuk mengantisipasi kemacetan yang akan terjadi di kilometer tertentu, termasuk juga di gerbang tol dan rest area.

"Ada empat pos di sana nanti, di mana ada pos di kilometer 11, di mana ini termasuk kerawanan kemacetan dari Semper dan JORR akan bertemu di sini sehingga terjadi penyempitan arus," ucapIrjen Pol Iriawan di Rest Area Km 14 Tol Cikampek, Bekasi Timur, Kamis (8/6/2017).

Irjen Pol Iriawan sudah memerintahkan anak buahnya untuk menggunakan kendaraan sepeda motor saat berpatroli mengamankan arus mudik yang akan dilakukan oleh tim Patroli Jalan Raya Korlantas untuk mengantisipasi kemacetan.

Setidaknya ada empat titik yang dianggap rawan macet di Tol Cikampek oleh Iriawan, yaitu Km 10, km 11, km 14, dan km 19. Nantinya petugas patroli akan fokus di empat titik tersebut.

"Masyarakat yang akan mengisi bensin, makan dan istirahat, sehingga akan menimbulkan kemacetan jika tak di-manage dengan baik, bahkan hingga Cawang," kata Kapolda.

Lebih lanjut mantan Kadiv Propam Mabes Polri itu menyamapaikan, pihaknya akan terus mempelajari pola untuk membentuk skenario rekayasa lalu lintas. Rekayasa ini disiapkan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan yang memasuki rest area untuk istirahat.

"Di kilometer 19 akan kami pelajari, karena di sana orang akan berbondong-bondong masuk perisitirahatan, akan menumpuk. Apalagi ada pengurangan kecepatan, dari 40 (km per jam), 20. Lama-lama akan menumpuk, kalau sudah penuh akan kami teruskan pengaturannya," ujar Irjen apol Iriawan.

KOMENTAR ANDA