08121026237 - 081280589457   679B873

Kapolda Metro : Habib Rizieq Sebaiknya Datang Saja Tanpa Pengerahan Massa

 Oleh : Mochtar Siahaan | Senin, 05 Juni 2017 - 12.26 WIB | Dibaca : 485 kali
Kapolda Metro : Habib Rizieq Sebaiknya Datang Saja Tanpa Pengerahan Massa
Habib Rizieq Shyhab sebaiknya datang saja dan jalani pemeriksaan tanpa harus mengerahkan massa. Kalau merasa tidak bersalah, buktikan saja di pengadilan, yang memutuskan bersalah atau tidak kan hakim, bukan Polisi.

 

Sondinews. Front Pembela Islam ( FPI ) akan mengerahkan satu juta massa ke Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, untuk menjemput ke pulangan Habib Rizieq Shyhab dari Arab Saudi. Namun kapan pengerahan satu juta massa itu dilakukan, hingga berita ini diturunkan belum diungkapkan.

Habib Rizieq Shyhab adalah tersangka dalam kasus pornografi, yang kasusnya diproses di Polda Metro Jaya. Rizieq tidak seorang diri sebagai tersangka, bersamanya ditetapkan sebagai tersangka, wanita cantik bernama Firza Husein.

Penetapan Habib Rizieq sebagai tersangka, yang kemudian dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang ( DPO ) karena tidak pernah memenuhi panggilan penyidik, oleh kuasa hukumnya tidak bisa diterima. Salah satu kuasa hukumnya, Kapitra Ampira menyatakan, sebanyak 726 pengacara siap membela Habib Rizieq Shyhab di pengadilan.

Banyaknya pengacara untuk membela Habib Rizieq Shyhab di Pengadilan, tentu akan menimbulkan masalah lagi karena ruang sidang nanti tidak akan dapat menampungnya. Kasus Habib Rizieq ini tidak hanya menyita perhatian masyarakat luas dan energy, rencana engerahan satu juga massa ke Bandara juga menimbulkan rasa ketakutan bagi masyarakat secara luas.

Menanggapi rencana pengerahan satu juta massa tersebut, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol.Drs.Muhammad Irawan menanggapinya “enteng” saja. Mengapa harus melakukan pengerahkan massa besar-besaran. Mengapa harus takut menghadapi panggilan penyidik untuk diperiksa. Sebaiknya dijalani saja pemeriksaan, kalau ( Habib Rizieq Shyhab –Red ) merasa dirinya tidak bersalah, ya dibuktikan saja di pengadilan, mengapa harus mengerahkan massa besar-besaran.

Jenderal bintang dua itu lebih lanjut menegaskan, Polri tidak akan pernah mundur dalam menjalankan tugasnya meskipun adanya ancaman. Negara ini adalah Negara hukum, siapapun di negara ini harus tunduk pada aturan hukum. Polri sebagai alat Negara yang menjalankan fungsi Negara di bidang penegakan hukum dan keamanan, tidak akan pernah takut dengan ancaman, termasuk ancaman pengerahan massa secara besar-besara. Sebab semua kegiatan di Negara ini ada aturannya, termasuk kegiatan pengerahan massa, ada aturan-aturan hukum yang harus dipatuhi”.

Kapolda Metro Jaya itu mengimbau Habib Rizieq Shyhab agar datang saja menemui penyidik tanpa harus melakukan pengerahan massa. Sebaiknya dijalani saja pemeriksaan, kalau merasa tidak bersalah buktikan saja nanti di pengadilan. Yang memutuskan seseorang itu bersalah atau tidak, nanti kan hakim dalam sidang di pengadilan, bukan polisi. Jadi tidak ada gunanya mengerahkan massa, karena massa tidak akan bisa merubah keputusan hukum terhadap seseorang.

KOMENTAR ANDA