08121026237 - 081280589457   679B873

Hasil Gelar Perkara Kasus Penistaan Agama Diumumkan Besok

 Oleh : Mochtar Siahaan | Selasa, 15 November 2016 - 22.31 WIB | Dibaca : 350 kali
Hasil Gelar Perkara Kasus Penistaan Agama Diumumkan Besok
Lepas gelar perkara kelar, penyidik bakal berunding internal buat menyimpulkan hasilnya.

 

Sondinews.  -  Gelar perkara kasus dugaan penistaan agama Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama dirampungkan malam ini. Lepas gelar perkara kelar, penyidik bakal berunding internal buat menyimpulkan hasilnya.

"Insya Allah besok akan disampaikan rumusan dari tim penyidik terkait status perkara ini apakah bisa ditingkatkan penyidikan," ucap Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafli di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).

Boy belum bisa memastikan waktu juga tempat pengumuman hasil gelar perkara. Dia bakal lebih dulu berunding dengan Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono.

"Melihat komposisi dan jumlah media sebanyak ini kita perlu tempat lebih luas," tambah Boy.

Gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok berlanjut hingga malam hari. Malam ini, giliran ahli dari penyidik yang memberikan keterangan. Tujuh ahli itu akan bicara dengan estimasi waktu rampung satu jam.

Sejak pagi hingga jelang petang, gelar perkara sudah mendengar pemaparan hasil pemeriksaan dari kepolisian selama ini. Gelar perkara juga sudah mendengar penjelasan dari ahli pelapor dan terlapor.

Pelapor punya enam ahli, sementara pihak terlapor, ada lima. Masing-masing pihak diberi waktu satu jam.

Targetnya, gelar perkara ini bakal rampung pukul 20.00 WIB. Setelah itu, penyidik bakal berunding internal buat menyimpulkan, bisa atau tidak kasus Ahok naik ke tingkat penyidikan. Boy mengatakan, kesimpulan itu bakal diumumkan paling cepat, besok hari.

Gelar perkara dipimpin Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto. Secara bergiliran, pewarta diberi waktu beberapa menit mengambil gambar. Tampak dalam ruang gelar perkara kubu Ahok duduk di bagian sebelah kanan dan pelapor berada di sebelah kiri Ari Dono.

KOMENTAR ANDA