08121026237 - 081280589457   679B873

Ketua Umum HMI Bersama Rombongannya Senin Malam Menemui Kapolri Di Rumah Dinas

 Oleh : Mochtar Siahaan | Selasa, 15 November 2016 - 08.29 WIB | Dibaca : 461 kali
Ketua Umum HMI Bersama Rombongannya Senin Malam Menemui Kapolri Di Rumah Dinas
Pertemuan yang berlangsung di rumah dinas Kapolri itu dimulai sekitar pukul 20.30 WIB dan berakhir pukul 24.00 WIB.

 

Sondinews. -  Ketua UMUM Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Indonsia, Mulyadi P.Tamsir bersama sejumlah pengurus lainnya, Senin malam 14 November 2016 menemui Kapolri Jenderal Pol.Muhammad Tito Karnavian.

Pertemuan yang berlangsung di rumah dinas Kapolri itu dimulai sekitar pukul 20.30 WIB dan berakhir pukul 24.00 WIB.

Namun apa saja yang dibicara dalam pertemuan itu, Wartawan Sondinews.com tidak mendapat keterangan resmi.Namun kedatangan Ketua Umum HMI itu ada kaitannya dengan ditetapkannya sejumlah anggota HMI sebagai tersangka buntut demo anarkis 4 November 2016.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol.Drs.Boy Rafly Amar yang hadir dirumah dinas Kapolri malam itu, begitu acara pertemuan selesai langsung pulang

Demikian halnya Ketua Umum HMI dan rekan-rekannya, juga langsung pergi meninggalkan rumah dinas Kapolri.

Senin siang Ketua HMI dan sejumlah tokoh ormas peserta aksi demo 4 November 2016 mendatangi markas FPI di daerah Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.apa yang dibicarakan di markas FPI itu dengan Ketua Umum FPI juga tidak diungkapkan ke publik.

Sebagaimana diberitakan media massa, baik televisi media online dan media cetak, aksi demo 4 November digelar karena pidato Calon Gubernur DKI Jakarta, Ahok di Pulau Seribu yang disebut menistakan agama. Di mana penistaan itu hingga melahirkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia. Massa pendemo menutut agar Ahok diproses secara hukum oleh pihak Kepolisian.

Pihak Polri sebenarnya telah bergerak cepat merespon pidato Ahok tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pelapor dan terlapor Ahok. Bahkan hari ini Selasa 15 November 2016, penistaan agama itu digelar perkaranya dengan disaksikan berbagai pihak, tidak hanya pelapor, terlapor dan saksi-saksi. Ketua Umum FPI, Habib Riziq ikut menyaksikan gelar perkara tersebut.Keputusan gelar perkara Ahok ini menjadi perhatian publik di seantero nusantara, bahkan mungkin masyarakat dunia kini ikut menunggu keputusan hasil gelar perkara yang sangat menghebohkan itu.

Ketua Umum HMI Mulyadi P.Tamsir sepulang dari markas FPI menyatakan, apabila hasil gelar perkara Ahok sesuai dengan tuntutan masyarakat dan Fatwa MUI, demo seperti 4 November 2016 tidak perlu lagi. Lalu bagaimana kalau ternyata hasil gelar perkara berbeda, apakah demo susulan yang diisukan digelar 25 November 2016 dengan massa lebih besar akan terjadi.

KOMENTAR ANDA