08121026237 - 081280589457   679B873

Polda Metro Bongkar Prostitusi Online Berkedok SPG dan Pramugari

 Oleh : M Harahap | Selasa, 23 Agustus 2016 - 15.29 WIB | Dibaca : 699 kali
Polda Metro Bongkar Prostitusi Online Berkedok SPG dan Pramugari
Dari setiap adanya pesanan wanita dari tamu dengan waktu short time, tersangka mendapat uang Rp1,5 hingga 3 juta.

 

Sondinews.  -  Tersangka  prostitusi online, AN yang menjajakan SPG, model dan pramugari meraup keuntungan Rp 1,5 hingga Rp 3 juta dari tamu untuk sekali short time.

“Tersangka menjadi mucikari dengan maksud untuk menambah penghasilan karena dengan menjadi mucikari lebih mudah mendapatkan uang,  yaitu dari setiap adanya pesanan wanita dari tamu dengan waktu short time, tersangka mendapat uang Rp1,5 hingga 3 juta,” Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Selasa (23/8/2016).

Dari tersangka, AN petugas menyita  laptop merk DELL warna merah, Handphone Merk iphone 6 warna Hitam dengan sim card dan Uang tunai Rp. 1, 5 juta.

Sedangkan, dari pekerja seks komersil (PSK), T yang merupakan mantan model  diamankan barang bukti, handphone merk iphone 6 gold, Uang tunai Rp 3, 5 juta dan pakaian dalam miliknya.

Awi menjelaskan, tersangka mucikan membuat website digunakan sebagai agensi penyalur model dan SPG, namun di luar itu, AN juga menyediakan jasa SPG model atau talent-talen lainnya untuk melakukan BO (boking out).

“Website tersebut untuk melakukan prostitusi online yang berkedok model agensi/spg event dimana pada media social ini seorang mucikan menyediakan dan memasarkan pekerja seks komersial melaui media social Whatsaap dan BBM yang terdapat dalam whebsite tersebut,” ucap Awi.

Petugas mengendus proatitusi online tersebut saat melakukan patroli ciber crime, pada tanggal 20 Juni 2016. Didalam website itu menyediakan jasa berbagai talent model agensi, SPG pramugari dan talent-talent wanita lainnya berikut lengkap dengan profile dan foto-fotonya.

“Mucikari menyediakan jasa spg, model atau talent-talen lainnya untuk melakukan BO dengan tarif  Rp.5 hingga Ro 7 juta(lima juta rupiah) sampai dengan Rp7 per shorttime,” tukasnya.

Kemudian tersangka mengantarkan wanita yang telah disepakati ke tempat yang telah disetujui. Antara pelanggan dan mucikari dan melakukan pembayaran sebesar 50 persen dari harga yg disepakati. Sementara sisanya 50 persen diberikan ke PSK.

KOMENTAR ANDA