08121026237 - 081280589457   679B873

Polda Metro Jaya Imbau Masyarakat Waspada Terhadap Kabar Penipuan Berkedok Sensus

 Oleh : Mochtar Siahaan | Senin, 09 Mei 2016 - 18.35 WIB | Dibaca : 652 kali
Polda Metro Jaya Imbau Masyarakat Waspada Terhadap Kabar Penipuan Berkedok Sensus
Sebuah broadcast atau pesan berantai mengenai aksi penipuan berkedok sensus ekonomi beredar di sejumlah masyarakat.

 

Sondinews.  -  Sebuah broadcast atau pesan berantai mengenai aksi penipuan berkedok sensus ekonomi beredar di sejumlah masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono meminta masyarakat selalu waspada dan tidak mudah percaya dengan orang yang melakukan sensus.

Kombes Pol Awi menambahkan, masyarakat mesti melakukan pengecekan legalitas terhadap seseorang yang menyurvei.

"Tanya surat dahulu dan harus ada rekomendasi RT dan RW jika mau melakukan survei," ujar Kombes Pol Awi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin, 9 Mei 2016.

Jika memang ada kejahatan tersebut, mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur ini, meminta masyarakat melaporkan ke pihak kepolisian agar ditindaklanjuti.

Sekadar informasi, pesan berantai mengenai aksi penipuan berkedok sensus ekonomi tengah tersebar di sejumlah masyarakat.

Berikut ini isi pesan berantai tersebut:

'Harap segera disebarluaskan info penting ini: Di saat Sensus Ekonomi sedang berlangsung, ada komplotan-komplotan manusia sampah yang beranggota pria dan wanita mulai berkeliaran ke rumah penduduk dari pintu ke pintu, dengan cara berkedok sebagai petugas sensus, mereka minta mengisi formulir atau tanya jawab dengan mereka dan pada saat itu kamu akan dibikin tak sadarkan diri setelah 1-2 menit, lalu barang-barang berharga akan dikuras, bahkan jika ketemu anak kecil tak luput dibawa pergi juga, Pastikan info ini dishare ke group-group lain di samping beri tahu sanak saudara terutama orang tua, anak kecil di rumah agar waspada terhadap modus kejahatan baru ini !!!

SENSUS EKONOMI YG SEDANG BERLANGSUNG TDK PERLU MENGISI FORMULIR, JADI WASPADALAH !!'

KOMENTAR ANDA