08121026237 - 081280589457   679B873

Banyak Perusahaan Properti Terlibat Kucurkan Uang Suap ke DPRD DKI

 Oleh : Mochtar Siahaan | Rabu, 06 April 2016 - 10.50 WIB | Dibaca : 500 kali
Banyak Perusahaan Properti Terlibat Kucurkan Uang Suap ke DPRD DKI
Penerima aliran uang suap, sudah terdaftar dalam catatan petugas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ).

 

Sondinews.  -  Tidak hanya seorang Presiden Direktur PT. Agung Podomoro Land, Ariesman Wijaya, yang memberi uang suap kepada anggota DPRD DKI Jakarta, juga mengucur dari sejumlah perusahaan pengembang properti. Demikian halnya  uang suap itu, tidak hanya diberikan kepada Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Muhammad Sanusi, juga mengalir pada rekan-rekannya anggota DPRD DKI Jakarta.

Nama-nama perusahaan yang terlibat memberi uang suap dan nama-nama anggota DPRD DKI Jakarta yang menerima aliran uang suap, sudah terdaftar dalam catatan petugas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ). Demikian sumber Sondinews.com mengungkapkan di Jakarta pada Rabu 6 April 2016 .

Sumber Sondinews itu lebih lanjut membeberkan, uang suap itu dikucurkan oleh Presiden Direktur PT.Agung Podomoro Land dan sejumlah Pimpinan perusahaan pengembang properti, untuk mempengaruhi anggota DPRD DKI Jakarta yang sedang bersidang membahas  Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta, serta Raperda Tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis  Pantai Jakarta Utara.

Miliaran-miliaran rupiah dikucurkan oleh pimpinan-pimpinan perusahaan pengembang itu dengan imbalan, keputusan pembahasan Raperda oleh DPRD DKI Jakarta harus disesuaikan dengan kepentingan perusahaan pengembang properti, pemberi suap. Ketua Komisi D DPRD Jakarta, Muhammad Sanusi yang tertangkap tangan menerima suap, itu hanya salah satu saja. Masih ada rekan-rekannya anggota DPRD yang ikut menerima kucuran uang suap, ujar sumber Sondinews.com itu.

Muhammad Sanusi, yang kader Partai Gerindra itu sudah siap membeberkan nama-nama perusahaan atau pimpinan perusahaan pengembang properti yang mengucurkan dana uang suap. Demikian halnya nama-nama para anggota DPRD DKI Jakarta yang menerima kucuran uang suap dari perusahaan pengembang properti, tambah sumber tadi.

Sebagaimana disiarkan Sondinews.com Selasa, 5 April 2016, selain Presiden Direktur PT.Agung Podomoro , Ariesman Wijaya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kini meringkuk ditahanan, pihak penyidik KPK juga mencekal Bos PT.Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan berpergian ke kuar negeri.

Wakil Pimpinan KPK, Saud Situmorang pada  Jumat, 1 April 2016 mengatakan, pencekalan itu dilakukan untuk kepentingan penyidikan. Di mana nanti kalau penyidik KPK hendak memeriksa keterangan Sugianto Kusuma alias Aguan, yang bersangkutan  tidak sedang berada di luar negeri.

Pencekalan yang dilakukan KPK terhadap Bos PT.Agung Sedayu Group, ujar sumber Sondinews.com, menggambarkan  bahwa perusahaan yang terlibat mengucurkan uang suap kepada anggota DPRD DKI Jakarta, bukan hanya PT.Agung Podomoro Land.   

 

KOMENTAR ANDA