08121026237 - 081280589457   679B873

Antisipasi Kejahatan,Polres Metro Jakarta Barat Luncurkan Program WBS

 Oleh : M Harahap | Jumat, 12 Februari 2016 - 13.04 WIB | Dibaca : 1123 kali
Antisipasi Kejahatan,Polres Metro Jakarta Barat Luncurkan Program WBS
Web ini akan memudahkan masyarakat jika mengetahui ada tindak pidana kekerasan.

 

Sondinews.  -  Polres Metro Jakarta Barat meluncurkan aplikasi Whitstle Blower System (WBS), Jumat (12/2/2016). Aplikasi yang tersedia di Google Play Store, Android App maupun dalam bentuk web ini akan memudahkan masyarakat jika mengetahui ada tindak pidana kekerasan baik yang menimpa maupun terjadi di sekeliling lingkungan.

Aplikasi yang mulai diluncurkan sejak Desember 2015 ini tidak hanya digunakan masyarakat untuk melaporkan tindak kriminal saja. Melainkan juga, untuk melaporkan kalau ada anggota yang polisi yang melakukan pelanggaran.

"Aplikasi ini juga untuk memberikan solusi keberanian internal polisi, melaporkan atau mengadukan korupsi yang ada," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Rudy Heryanto Adi Nugroho sebelum acara peluncuran di halaman Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (12/2/2016).

Kapolres menjelaskan, masyarakat dapat mengunduh aplikasi WBS di android dan melaporkan pelanggaran yang dilakukan petugas disertai bukti melalui situs http://www.wbspoljakbar.info.

"Di sini akan dijamin kerahasiaan identitas masyarakat yang memberikan informasi melalui aplikasi ini," ujarnya.

Pada peluncuran aplikasi ini, Kapolres berharap partisipasi masyarkat dalam melaporkan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota kepolisian. Menurutnya, pengaduan dari masyarakat selama ini masih rendah.

Menurut Kapolres, terobosan kreatif ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Gratis, efisien dan tak dipungut biaya,” katanya.

“Tujuan kami untuk membuat program reformasi birokrasi Polri yang akurat dan transparan,” katanya.

Aplikasi WBS dibuat sebagai bentuk keterbukaan polisi terhadap kritikan dan saran yang diberikan masyarakat. "Kalau bersih? Kenapa harus risih?" ucapnya.

Kapolres juga berharap aplikasi tersebut dapat diterapkan dan dikembangkan oleh Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia agar bisa digunakan oleh masyarakat seluruh Indonesia."Kan lucu kalau masyarakat Papua tapi lapornya ke Polres Jakbar," jelasnya.

Dalam acara ini dihadiri oleh Kapolda Metro Jaya, wakil ketua KPK, anggota Komisi III.

KOMENTAR ANDA