08121026237 - 081280589457   679B873

Jero Wacik Dituntut Hukuman 9 Tahun Penjara

 Oleh : M Harahap | Kamis, 21 Januari 2016 - 21.23 WIB | Dibaca : 596 kali
Jero Wacik Dituntut Hukuman 9 Tahun Penjara
Dan denda sebesar Rp350 juta subsider 4 bulan penjara. Jero juga diminta membayar uang pengganti sebesar Rp18,5 miliar.

 

Sondinews.  -  Jaksa penutut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Jero Wacik, terdakwa kasus dugaan korupsi Dana Operasional Menteri (DOM)  sembilan tahun penjara dan denda Rp350 juta subsidair 4 bulan kurungan. Oleh JPU pada KPK, Kamis (21/1), Jero terbukti dinyatakan bersalah dengan menyelewengkan DOM untuk kepentingan pribadi.

“Kami minta supaya Majelis Hakim  memutuskan, menyatakan terdakwa Jero Wacik telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Terdakwa dituntut hukuman sembilan tahun penjara dan membayar denda Rp 350 juta,” ujar JPU pada KPK, Dody Sukmono  di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Besar Raya.

Jero juga dikenai pidana tambahan Rp18,7 miliar. Jero didakwa atas tiga tuduhan. Pertama, penyelewengan Dana Operasional Menteri (DOM) untuk keperluan pribadi dan keluarga sebesar Rp8,4 miliar. Korupsi DOM itu dilakukan saat Jero menjabat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, serta saat ia menjabat Menteri ESDM. Pada dakwaan ini, Jero melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Kedua, Jero disebut menerima hadiah selama menjabat sebagai Menteri ESDM pada November 2011 hingga Juli 2013. Jero tercatat menerima uang sebesar Rp10,38 miliar untuk keperluan pribadi. Pada dakwaan kedua ini, Jero melanggar Pasal 12 huruf e jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat 1 KUHPidana.

Terakhir, Jero didakwa menerima hadiah untuk membiayai ulang tahun di Hotel Dharmawangsa sebesar Rp349 juta. Perayaan ulang tahun terjadi pada 2012. Aliran dana itu diterima dari  Komisaris Utama PT Trinergi Mandiri Internasional, Herman Arief Kusumo. Pada dakwaan ketiga ini, Jero Wacik melanggar Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sidang pembacaan tuntutan terhadap Jero  sempat molor hingga lebih dari enam jam. Berdasarkan jadwal, sidang yang semula akan digelar pada pukul 10:00WIB ini, baru dimulai pada pukul 16.30 WIB. Jero sendiri hadir di pengadilan Tipikor pukul 16:20 WIB. Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu tampak sehat dan masih sempat menyapa awak media. “Alhamdulillah sehat,” kata Jero menjawab sapaan wartawan.

Sebelumnya, pengadilan Tipikor telah memeriksa Jero dan sejumlah saksi. Salah satu saksi yang diperiksa adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla pada pekan lalu. Selain itu juga dan mantan staf khusus presiden bidang komunikasi politik era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Daniel Sparringa.

KOMENTAR ANDA