08121026237 - 081280589457   679B873

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Meresmikan Layanan SIM Online

 Oleh : Mochtar Siahaan | Minggu, 06 Desember 2015 - 22.52 WIB | Dibaca : 964 kali
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Meresmikan Layanan SIM Online
Sekarang ada sekitar 45 Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) untuk perpanjangan SIM online

 

Sondinews. - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti meresmikan layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Online di Parkir Timur, Senayan, Jakarta Selatan. Layanan itu tersedia untuk memudahkan masyarakat memperpanjang masa berlaku SIM mereka, Minggu (6/12/2015).

“Inovasi SIM secara online akan terus kita lakukan sampai tingkat kabupaten/kota. Sekarang ada sekitar 45 Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) untuk perpanjangan SIM online sehingga jika saya buat SIM di Surabaya, saya bisa perpanjang di Jakarta,” kata Badrodin di Parkir Timur Senayan, Jakarta Selatan.

Acara itu dihadiri Menkopolhukam, Luhut Binsar Pandjaitan, MenPAN RB, Yuddy Chrisnandi serta Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Berpusat di Jakarta, penekanan sirine tanda resminya SIM Online dilakukan dalam waktu bersamaan di 45 Satpas SIM melalui video conference. “Peluncuran ini disiarkan secara langsung melalui video conference dan hampir seluruh polda mengikuti video conference. Kami prediksi jumlahnya 83 ribu orang yang akan kita layani untuk penerbitan perpanjangan SIM Online,” jelas Badrodin.

Acara peluncuran berlangsung dimeriahkan dengan berbagai hiburan kepolisian baik paduan suara dari polisi wanita (polwan) NTMC Polri, parade defile, tarian dan baris berbaris oleh murid taman kanak-kanak (TK) berseragam polisi.

Sementara itu, Fikry (28), warga Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, mengatakan dengan adanya SIM online ia berharap agar masyarakat bisa lebih mudah membuat dan memiliki SIM.

“Dengan adanya SIM Online ini kami sangat mendukung perkembangan dari kepolisian. Namun Jangan sampai dibuat ribet saat proses pembuatan. Dan kalau bisa tarif pembuatan maupun perpanjang lebih trasnparan pembuatan SIM-nya jadi masyarakat bisa tahu harus mengeluarkan biaya berapa,” cetusnya.

KOMENTAR ANDA