08121026237 - 081280589457   679B873

KPK: 2 Anggota DPRD Banten, Resmi Jadi Tersangka

 Oleh : M Harahap | Rabu, 02 Desember 2015 - 15.00 WIB | Dibaca : 542 kali
KPK: 2 Anggota DPRD Banten, Resmi Jadi Tersangka
Hari ini, ketiganya resmi naik statusnya dari terduga menjadi tersangka, kasus penerimaan suap guna mempengaruhi RAPBD 2016 Provinsi Banten.

 

Sondinews. - Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menetapkan SMH, anggota DPRD Banten dari fraksi PDIP, TSS, dan Direktur PT. Banten Global Developement, RT (Ricky Tapinangkol), sebagai tersangka atas kasus dugaan suap yang diberikan RT kepada SHM dan TSS.

“Hari ini, ketiganya resmi naik statusnya dari terduga menjadi tersangka, kasus penerimaan suap guna mempengaruhi RAPBD 2016 Provinsi Banten”, ujar Pelaksana Tugas Pimpinan KPK, Johan Budi saat konferensi pers di gedung KPK, Selasa (2/12).

Dalam penangkapan tersebut, lanjut Johan, ditemukan barang bukti berupa amplop coklat masing” berisi Rp10 juta, dan uang dollar sebesar U$11.000.

“Barang bukti berupa uang sebagian ditemukan di tas TSS dan sebagian ditemukan di tas SHM,” kata Johan.

Mengenai keterkaitan dengan pihak lain selain TSS dan SHM, hingga saat ini, KPK terus melakukan pengembangan terkait kasus suap tersebut, KPK menurut Johan, belum bisa menyebutkan secara pasti keterkaitan kasus ini dengan anggota DPRD Banten lainnya.

“Belum sampai kesana, masih kita dalami,” ujarnya.

Saat ini, KPK telah menyegel kantor PT. BGD agar pemeriksaan berjalan sesuai dengan peraturan.

Sebelumnya, tim penyidik KPK mengadakan operasi tangkap tangan (OTT) sekitar pukul 12:30 di daerah Serpong, Tanggerang Selatan.

Dalam penangkapan itu, KPK berhasil meringkus delapan orang, tiga diantaranya adalah Wakil Ketua DPRD Banten, SMH, Anggota komisi III DPRD Banten, TSS, dan Direktur PT. Banten Global Developement, Ricky Tapinangkol.

Dua orang staf dari PT. BGD juga diamankan dan dibawa ke gedung KPK, bersama dengan tiga orang driver.

Dalam OTT tersebut KPK berhasil mengamankan uang ratusan juta rupiah yang diduga sebagai uang suap atas pembangunan bank dan pembahasan modal Bank Banten.

KOMENTAR ANDA