08121026237 - 081280589457   679B873

Polda Metro Menetapkan Tersangka, Kepada 2 Orang Pengeroyok Kanit Intel

 Oleh : Mochtar Siahaan | Rabu, 02 Desember 2015 - 00.24 WIB | Dibaca : 1017 kali
Polda Metro Menetapkan Tersangka, Kepada 2 Orang Pengeroyok Kanit Intel
Krishna Murti mengatakan pihaknya tidak akan menahan dua mahasiswa tersebut, karna dijamin oleh LBH.

 

Sondinews. - Dua orang mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Surya, Tangerang ditetapkan menjadi tersangka oleh Kepolisian Daerah Metro. Mereka menjadi tersangka karena melakukan pengeroyokan terhadap polisi.

"Sejauh ini sudah dua yang kami tetapkan sebagai tersangka," ujar Kasubdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso di Polda Metro Jaya, Selasa (1/12).

Ia juga menjelaskan kedua orang itu terbukti melakukan pengeroyokan setelah adanya dua alat bukti. "Dua alat bukti yang dimaksud berdasarkan hasil visum korban dan laporan korban," tuturnya.

Atas tindakan itu mereka dijerat dengan Pasal 170 tentang pengeroyokan dengan ancaman pidana minimal lima tahun.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan pihaknya tidak akan menahan dua mahasiswa yang melakukan pengeroyokan. Keduanya kata Krishna telah dijaminkan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

"Selama ada jaminan LBH, kami tidak akan tahan," ujar Krishna.

Diketahui sebelumnya, dua puluh dua mahasiswa dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (SKKIP) Surya, Tangerang ditangkap Petugas Patroli Jaya Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya. Merek ditangkap lantaran mengeroyok dua anggota polisi di Kelapa Dua.

Akibat pengeroyokan Kanit Intel Kelapa Dua, Tangerang, Iptu Habib dan anggota Intel Brigadir Wiwit mengalami luka-luka. Saat ini keduanya sedang dirawat di Rumah Sakit Bethsaida Gading Serpong.

Wakasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Eko Setio B.W mengungkapkan kurang lebih 30 orang mahasiswa akan pergi ke Bundaran HI.
"Mau unjuk rasa di HI, katanya kan hari ini ulang tahun OPM (Organisasi Papua Merdeka), mereka mau unjuk rasa di sana," beber Eko ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa

KOMENTAR ANDA