08121026237 - 081280589457   679B873

Jaksa Beberkan Pertemuan Gatot Dengan Surya Paloh

 Oleh : Mochtar Siahaan | Senin, 09 November 2015 - 19.54 WIB | Dibaca : 404 kali
Jaksa Beberkan Pertemuan Gatot Dengan Surya Paloh
Di sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ) Jakarta.

 

Sondinews.  -  Kasus suap Gubernur non aktif Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho dengan terdakwa Patrice Rio Capella, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen ) Partai Nasional Demokrat ( Nasdem ), Senin 9 November 2015, mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ) Jakarta.

Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantas Korupsi ( KPK), Ahmad Burhanudin yang mendapat kesempatan pertama membacakan surat dakwaannya, membeberkan pertemuan islah Gatot Pujo Nugroho dengan Wakil Gubernur Sumut, Teuku Erry Nuradi, yang kini menjabat sebagai Plt.Gubernur Sumut.

Pertemuan islah itu berlangsung 19 Mei 2015 di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem. Hadir dalam pertemuan islah ( perdamaian ) itu, yakni Gatot Pujo Nugroho, Teuku Erry Nuradi, Advokat Senior O.C.Kaligis, terdakwa Patrice Rio Capella dan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh, kata Jaksa Penuntut Umum dalam dakwaannya.

Dalam pertemuan itu, menurut Jaksa Penuntut, Surya Paloh menyatakan kepada Gatot Pujo Nugroho dan wakilnya Teuku Erry Nuradi, kalau mereka sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur tidak harmonis, bagaimana kalian akan menjalankan tugas roda pembangunan, yang rudi bukan kalian berdua tetapi masyarakat.

Namun setelah pertemuan itu, terdakwa Patrice Rio Capella membicarakan permintaan uang melalui Fransisca Insani Rahesti alias Sisca kepada Evy Susanti. Permintaan uang itu kemudian disanggupi Evy, istri muda Gatot Pujo Nugroho sebesar Rp 200.000.000 yang diberikan dua kali. Pertama diberika Rp 150.000.000 dan kedua Rp 50.000.000 melalui Fransisca Insani Rahesti, kata Jaksa Ahmad Burhanudin.

Uang suap yang diterima dari Evy Susanti itu, selanjutnya diserahkan Fransisca kepada Patrice Rio Capella pada 20 Mei 2015 di Cafe Hotel Kartika Chandra Jakarta. Dari uang itu kemudian diserahkan Rp 50.000.000 kepada Fransisca Insani Rahesti, tambah Jaksa.

Dalam kasus ini, Patrice Rio Capella, yang waktu menjabat sebagai Sekjen DPP Partai Nasdem menyanggupi permintaan Gatot Pujo Nugroho yang bermasalah kasus bansos untuk menjalin komunikasi dengan Kejaksaan Agung. Kesanggupan itu disampaikan Patrice kepada Evy Susanti, istri muda Gatot pada 22 Mei 2015. Terdakwa menyatakan sepulangnya dari umroh akan menjalin komunikasi dengan Kejaksaan Agung, kata Jaksa Penuntut Umum.

KOMENTAR ANDA