08121026237 - 081280589457   679B873

Menjaga Kedaulatan RI, TNI AL Kirim 7 Kapal Perang ke Natuna

 Oleh : M Harahap | Senin, 09 November 2015 - 13.53 WIB | Dibaca : 1562 kali
Menjaga Kedaulatan RI, TNI AL Kirim 7 Kapal Perang ke Natuna
Untuk menjaga perairan Natuna. Terlebih, di kawasan Natuna sering terjadi illegal fishing.

 

Sondinews. - TNI Angkatan Laut (AL) mengerahkan tujuh Kapal Perang RI (KRI) untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Namun, pihak TNI AL membantah pengerahan kapal-kapal itu terkait dengan ketegangan yang terjadi di Laut Cina Selatan (LCS). 

"Ini merupakan patroli rutin yang dilakukan oleh TNI AL untuk menjaga perairan Natuna. Terlebih, di kawasan Natuna sering terjadi illegal fishing," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI M Zainudin, Ahad (8/11).

Zainuddin menegaskan, Indonesia tidak memiliki hubungan dengan konflik di LCS. Menurut dia, tujuh KRI yang dikerahkan itu tidak seluruhnya berada di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Ketujuh kapal perang itu akan secara bergiliran melakukan operasi atau patroli. "Tiga KRI standby di perairan Natuna, sementara empat KRI lainnya berada di pangkalan Tanjung Uban. Mereka secara bergiliran melakukan patroli," tuturnya.

Dalam menjaga kedaulatan dan pertahanan negara, kata Zainuddin, TNI AL selalu melakukan patroli setiap harinya, baik di wilayah timur maupun di wilayah barat. Kapal TNI AL yang dikerahkan untuk patroli menjaga kedaulatan itu berjumlah 40 KRI. "Di wilayah Indonesia timur kita kerahkan sebanyak 20 kapal lebih untuk menjaga wilayah Ambalat, Laut Arafuru, dan lainnya. Di wilayah Indonesia bagian barat, kita juga mengerahkan 20 kapal, seperti di Selat Malaka, Laut Natuna, dan lainnya," katanya.

Hal senada dikatakan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi. Pengerahan tujuh KRI ke perairan Natuna itu hanya untuk melakukan patroli. "Itu kan operasi rutin. Kita kan dalam 365 hari kegiatan patroli itu kegiatan patroli pengamanan perbatasan. Dan juga kegiatan patroli yang berkenaan dengan keadilan di laut, baik di Laut Natuna, Sulawesi, maupun Samudra Hindia. Termasuk yang sudah tergelar berkaitan dengan kerja sama bersama tetangga, patroli koordinasi," katanya.

KOMENTAR ANDA